Kamis, 21 Mei 2015


HIPERTENSI

          Seseorang dikatakan hipertensi jika tekanan darah tinggi lebih Dari 140/90 mmHg . Untuk tau kriteria batas tekanan darah:

          Hipotensi     : < 90/60 mmHg.

Yang normal : 90/60 mmHg – 120/80- mmHg pada dewasa muda

 90/60 mmHg- 130/85 pada orang usia lanjut > dari 55 th

          preHipertensi :  Di atas itu sampai 140/90 mmHg. Mulai hati-hati.

          Hipertensi stage 1 :    140/90mmHg-160/100mmHg

          Hipertensi stage 2 :    160/100 mmHg- 180/110 mmHg

Lalu apa yang terjadi pada tubuh jika orang itu mengalami Hipertensi..  so complicated

1.     Beban untuk jantung.

 Jantung akan memompa lebih kuat dikarenakan menghadapi tahanan yang lebih besar. Akibatnya otot jantung bertambah besar. Yang disebut kardiomegali.  Wah bagus dunk.. ototnya besar… ? NO

·         Pada jantung, berlaku hukum sterling. Apabila otot jantung membesar melebihi elastisitasnya maka efektifitas jantung dalam memompa darah menjadi lemah atau berkurang.. akibatnya terjadi gagal jantung.. ( seperti balon yang ditiup terus jika sudah melebihi kapasietasnya akan pecah) menyebabkan ketidakmampuan jantung untuk mensuplai darah ( oksigen dan nutrisi) ke seluruh sel, jaringan, organ tubuh secara maksimal.

 

Jika Tekanan darah 140/90mmHg : meningkatkan  2 kali beban jantung

        Tekanan darah 160/100mmHg : meningkatkan 4 kali beban jantung

        Tekanan darah 180/110mmHg : meningkatkan 8 kali beban jantung

 

Waspadalah. Karena itu kontrol tekanan darah anda secara berkala.

2.    Merusak pembuluh darah.

Pembuluh darah itu seperti selang atau saluran di dalam tubuh, ada arteri dan vena, bagian kecilnya juga ada arteriola atau venula, gabungan 2 pembuluh darah yang lebih kecil itu disebut kapiler.. oke jangan bingung yaa.  Sekarang Bagaimana caranya pembuluh darah jadi rusak???

 

Ø  Tekanan darah kita umpamakan daya rusak sepeti mencabik.. jika pembuluh darah mendapat tekanan yang tinggi maka dapat terjadi perubahan pada lapisannya atau disebut deformitas. Juga mengakibatkan pembuluh darah menjadi kaku atau tidak elastis ( stenosis) tidak dapat membuka sempurna.  Bahkan apabila mendapat tekanan yang sangat tinggi maka pembuluh darah akan pecah. Seperti kasus stroke hemoragik.

Ø  Daerah yang sering juga terkena cabikan akibat tekanan darah tinggi yaitu arteri coroner( karena bercabang- cabang) karena itu turbulensi atau perputarannya lebih menimbulkan daya rusak. Itulah yang disebut penyakit jantung coroner..

Ongkos berobatnya sangaaat mahal, apalagi jika menggunakan ring atau stent untuk membuka saluran pembuluh darah, dan by pass untuk membuat lintasan langsung pembuluh darah ke otot jantung.

Kenapa bisa sangat nyeri..)

     Itu karena jika otot jantung tidak mendapat suplai darah yang memadai oleh pembuluh darah arteri, maka otot jantung mengalami iskemik( kurang oksigen dan nutrisi) lama- lama bisa mati.. tubuh berespon menimbulkan rasa nyeri di dada kiri( daerah jantung) bisa juga si disebut angina pectoris.

 

                   Banyak pembuluh darah lho yang bisa dirusak tidak hanya jantung.. tetapi ginjal : pembuluh darah yang mensuplai darah ke ginjal dirusak akibatnya terjadi gagal ginjal

          Otak : tekanan darah yang tinggi bisa menyebabkan stroke, pembuluh darah ng mensuplai darah ke otak bisa pecah,  

          Mata : Terjadi Retinopati Hipertensi, pembuluh darah di mata juga bisa rusak, menyebabkan kelainan fungsi di mata.

 

          Gejala yang paling sering dari tekanan darah tinggi adalah sakit kepala, tapi belum tentu juga tekanan darah tinggi selalu sakit kepala, kadang tidak ada keluhan , karena itu hipertensi disebut silent killer( membunuh secara diam-diam).   Hati- hati! coba dech periksa tekanan darah anda  secara berkala

 

         

Langkah – langkah praktis menjaga tekanan darah tetap normal:

       Di bagi 2 si:  1. cara non-medikamentosa: tidak pakai obat..

-      Minum air putih 2,5 liter 1 hari

-      Tidur kurang lebih 8 jam / hari

-      Makan buah, sayur (serat) yang cukup

-      Hindari atau batasi garam

-      Olahraga minimal 30 menit sehari

-      Cek tekanan darah secar berkala

-      Ga boleh terlalu stress. Santai aj.

-      Banyak berdoa. ^^

 

        2. dengan obat-obatan anti Hipertensi:  

- Sebaiknya ikutin saja apa kata dokter anjuran minum obat anti hipertensinya.

- Lebih baik punya tensimeter sendiri supaya bisa cek sebelum atau setelah minum obat.  Kalau malah jadi hipotensi yaa jangan diminum dulu obatnya. 

-Konsultasikan keadaan tubuh anda dengan dokter yang dapat anda percaya secara berkala.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar